Elektrojoss

November 26, 2007

Indonesia Bikin Sistem Komputasi Grid

Filed under: Iptek — elektrojoss @ 12:56 am

Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi (DIKTI), bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) dan Sun Microsystems, mewujudkan sistem komputasi grid di Indonesia. Sistem itu diberi nama InGrid (Inherent Grid).

Saat ini, InGrid telah menghubungkan 27 perguruan tinggi negeri dan 59 perguruan tinggi swasta yang tersebar di seluruh Indonesia. Menurut T. Bassaruddin, Dekan Fasilkom Universitas Indonesia, sampai akhir tahun ini, InGrid akan merangkul seluruh perguruan tinggi negeri yang belum terhubung (23 perguruan tinggi), 80 perguruan tinggi swasta, dan 20 Kopertis (Koordinator Perguruan Tinggi Swasta).

Sistem komputasi grid yang mulai beroperasi Maret 2007 dan terus dikembangkan ini diharapkan mampu menyelesaikan berbagai masalah dalam berbagai bidang. “Bukan cuma bidang TI saja,” kata Bobby Nazief, Kepala Grid Computing Research Group, “Komputasi grid bisa diaplikasikan ke bidang lain yang membutuhkan komputasi besar.”

Harry Kaligis, Manajer Umum Pengembangan Bisnis dan Pemasaran PT Sun Microsystems Indonesia, mengaku bahwa InGrid telah mendekati beberapa instansi. Salah satunya adalah Badan Meteorologi dan Geofisika.

InGrid akan terus dikembangkan. Rencananya InGrid akan membangun komunitas pengguna, menambah koleksi aplikasi untuk berbagai bidang, merangkul perguruan-perguruan tinggi, serta mengembangkan portal-portal komputasi grid yang sesuai kebutuhan pengguna. “Kami sangat berharap kepanjangan InGrid menjadi Indonesia Grid,” kata Bobby.

pcplus

3 Comments »

  1. Juli tahun 2006 saya sudah lihat infrastuktur jaringan fiber optic Dikti di labkom puskom kampus Untirta Serang. Jaringan data tersebut digunakan sebagai warnet untirta-net di kampus serang. Bahkan jaringan data dari kampus serang tersebut di relay ke kampus cilegon dengan menggunakan jaringan wifi. Tetapi sekarang proyeknya gak jelas alias belum bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa, entah kenapa masalahnya apa?manajemennya amburadul?cuma sekedar proyek doang?

    Comment by alumni99 — November 26, 2007 @ 3:30 am | Reply

  2. syadeli hanafi memang keterlaluan,kemaren udah korupsi duit pembangunan gedung B. Saat gedung tsb ambruk dia diperiksa polisi,ee bukannya ditangkap, dia malah nyuap polisi pake duit kampus juga,keterlaluan!!! udah gitu ini sekarang dia mo nikahin anaknya pake duit kampus juga,parah!!!! duit negara dipake gak bener semua!!!!!!

    Comment by mhsintel — December 29, 2007 @ 11:06 am | Reply

  3. Dalam rangka integrasi Jardiknas dan Inherent tersebut, Biro Perencanaan dan KLN Sekretariat Jenderal Depdiknas ditugaskan untuk membuat perencanaan dan mengimplementasikan infrastruktur jaringan online skala nasional yang terpadu. Mulai bulan Agustut 2007 program integrasi tersebut secara resmi menggunakan satu istilah saja yaitu: JARDIKNAS (Jejaring Pendidikan Nasional). Dimana infrastruktur INHERENT yang sebelumnya berdiri sendiri, sekarang telah terintegrasi secara utuh bagian dari JARDIKNAS (zona Perguruan Tinggi)

    Secara umum pada Jardiknas dibagi menjadi 4 (empat) zona jaringan, yaitu: Zona Kantor Dinas Pendidikan, Zona Perguruan Tinggi (INHERENT), Zona Sekolah dan Zona Personal. Pembagian zona didasarkan pada kondisi geografis, ketersediaan teknologi, skala kebutuhan, fungsi dan manfaat program Jardiknas untuk setiap institusi dan komunitas pendidikan.

    http://jardiknas.diknas.go.id/index.php

    Comment by alumni99 — January 17, 2008 @ 1:11 am | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: