Elektrojoss

July 30, 2007

Pembangkit Listrik Mikrohidro—-> 45 rumah [5000 watt]

Filed under: Iptek — elektrojoss @ 6:30 am

Salut untuk Warga Lubuk Beringin

Gemericik air sungai yang jernih mengundang minat untuk menceburkan diri ke Sungai Buat yang mengalir dipinggiran Desa Lubuk Beringin. Anak Sungai Batang Bungo yang berhulu ke hutan di Taman Nasional Kerinci Seblat itu, telah memberi manfaat yang luar biasa untuk masyarakat Desa. Tidak hanya untuk kebutuhan MCK, sungai yang itu juga dimanfaatkan masyarakat Desa untuk pembangkit listrik. Mikro hidro sederhana. Masyarakat Desa mengalirkan air sungai menuju kincir air yang akan memutar kincir untuk menggerakkan turbin pembangkit tenaga listrik.
Masyarakat setempat menyebutnya dengan PLTKA (Pembangkit Listrik Tenaga Kincir Air). Dari dua PLTKA yang ada di desa yang berjarak sekitar 50 km dari Kota Muaro Bungo itu, mampu menerangi 45 rumah dari lebih kurang 69 rumah yang terdapat di desa yang masuk IDT kategori miskin itu, dengan daya 5000 watt. ”Ya kami sangat tertolong dengan adanya PLTKA ini, kami menikmati listrik yang selama ini sangat jauh dari harapan kami,”kata Najmi salah satu warga desa Lubuk Beringin.
Bagi ayah 5 anak ini, listrik selain memberikan penerangan keluarga, juga mengirit pengeluarannya. Sebelum PLTKA aktif pada September 2006 masyarakat menggunakan lampu togo—lampu minyak yang mirib bom molotov–. Untuk menyalakan togo, masyarakat menggunakan minyak tanah. Harga minyak tanah ke desa yang hanya bisa kendaraan roda dua ini, harganya sangat mahal satu botol minyak tanah (botol yang digunakan bekas botol sirup ukuran 630 ml) masyarakat harus merogoh kocek Rp 5 ribu. Sebotol itu hanya tahan digunakan untuk dua malam saja. Jadi bisa diasumsikan dalam satu bulan pengeluaran masing-masing rumah sekitar Rp 150 ribu per bulan. Sedangkan dengan menggunakan PLTKA, masing-masing rumah yang dialiri listrik ini hanya di pungut Rp 10.000 per bulan.
”Kami sangat tertolong, karena harganya sangat murah dan bersih lagi,”sebut Najmi. Bersih maksudnya di sini, karena togo akan menghasilkan jelaga dan lama kelamaan akan membuat warna rumah dan kain yang tergantung menguning, selain itu juga di pagi hari lubang hidung akan berwarna hitam.
”Anak-anak juga senang karena mereka bisa belajar di malam hari,”kata pria yang memasang tiga bohlam hemat energi di rumahnya. Hanya saja keinginan Najmi dan keluarga untuk bisa menonton televisi masih harus ditahannya.
”Ya saya sudah beli tipi-nya (maksudnya televisi) tapi kadang listrinya tidak kuat, kadang bisa kadang tidak,”kata Najmi. Ya moga aja nanti ketika kapasitas PLTKA-nya meningkat dan menghasilkan daya yang lebih banyak masyarakat Lubuk Beringin dapat menikmati aliran listrik dan juga bisa mengetahui kejadian di luar mereka secara lebih cepat. Selain itu hiburan dari televisi mungkin juga bisa mereka nikmati.
Satu hal yang mengundang kesalutan kita untuk masyarakat Lubuk Beringin, meski masih terkategori miskin, masyarakat tetap hidup bersahaja dan melindungi hutan mereka. Bahkan pola perkebunan yang mereka terapkan pun merupakan perkebunan ramah lingkungan. Masyarakat yang sebagian besar menggantungkan hidup dari kebun karet. Setiap keluarga memiliki kebun karet luasnya bervariasi. Najmi misalnya memiliki setengah hektar kebun karet. Tumbuhan yang hidup disini bukan hanya karet tapi juga hidup tumbuhan lain yang bernilai ekonomis seperti buah-buahan. ”Hasil sadapan cukup lumayan lah, sebulan bisa mencapai Rp 500.000 ribu, dengan harga karet saat ini Rp 7.000/kg.
Kebun karet campur yang dikemabangkan masyarakat Lubuk Beringin telah menjadi perekat antara masyarakat dan hutan. Kebun karet campur mempunyai fungsi mirip hutan alam yaitu sebagai daerah tangkapan air yang akan menjadi sumber air untuk sungai Batang Buat dan kemudian air sungai ini dimanfaatkan untuk menggerakkan kincir yang akan memutar turbin pembangkit litrik yang akan menerangi rumah masyarakat. Waow kreatifkan mereka. Jauh dari fasilitas umum, bukan berarti mereka tidak bisa menikmati terangnya listrik. Dengan kearifan menjaga hutan, keuntungan tidak hanya buat masyarakat desa LUbuk Beringin, tapi juga masyarakat lainnya di Jambi yang berada di wilayah hilir. Salut buat mereka yang gigih menjaga hutannya.(*)
Sumber : http://rimbaraya.wordpress.com/2007/04/04/salut-untuk-masyarakat-lubuk-beringin/

About these ads

39 Comments »

  1. ini bisa jadi ide judul tugas akhir/skripsi, hayo siapa teman2 elektro yang berminat..masih banyak daerah Banten selatan yang belum tersambung listrik dengan baik…seperti daerah bayah, bisa berupa penelitian atau bikin instalasinya disana..

    Comment by kopel — August 1, 2007 @ 9:06 am | Reply

  2. hohoho gak gaul, judul ini pernah jadi tugas akhir anak elektro angkatan 2002 (dah lulus),huuu payah nich

    Comment by gaul_bro — August 1, 2007 @ 9:51 am | Reply

  3. ok.. lah !!!

    Comment by agung — September 25, 2007 @ 5:10 pm | Reply

  4. saya butuh desainnya nih karena saya bukan orang teknis tapi sangat ingin membuat listrik mikrohido ini, karena di tempat saya di lombok listrik menjadi barang yang mahal, mati lampu jadi kegiatan harian sedangkan air banyak dimana-mana.
    please tolong kirim desain ke alamat email saya di : santoso_marine@yahoo.com

    terima kasih
    santoso

    Comment by santoso lombok — March 1, 2008 @ 1:40 pm | Reply

  5. saya mau tau bagai mana perancangan secara dital turbin yang digunakan pada debit dibawah 0,5

    Comment by parhan — March 15, 2008 @ 11:28 am | Reply

  6. saya butuh banget gambar rancangan membuat kincir air melalui air selokan beserta keterangannya yang lengkap. mohon dikirimkan ke alamat email saya, saya tunggu kabarnya. terima kasih…

    Comment by aulia — June 6, 2008 @ 9:57 am | Reply

  7. Perlu dipopulerkan nih dan disebarluaskan implementasinya di banyak tempat, khususnya daerah yang memiliki serapan hujan dan berelevasi. Selain bisa memacu peningkatan nilai ekonomi lokal, juga dapat menumbuh kembangkan semangat biokonservasi untuk wilayah tersebut…. Hidup Hutanku,,, Makmur Negaraku…

    Comment by Heri — June 16, 2008 @ 3:08 am | Reply

  8. saya sangat tertarik dengan pltmh,mohon dikirimkan detil rancangan sebuah pltmh yang sederhana, mungkin dapat saya buat didaerah saya yang punya banyak sungai.Mohon dikirimkan ke email,thanx bro…

    Comment by Boy — July 19, 2008 @ 9:45 am | Reply

  9. Cerita menarik tuh, saya ingin diberikan petunjuk sederhana serta kebutuhan alat/ bahannya donk coz kampung saya yang terpencil di pinggir danau poso ada air terjun kecil tapi blm dipergunakan. kami hanya pakai genset yang menyala 4 jam saat malam. Ada yang mau bantu?

    Comment by wahyu — August 20, 2008 @ 3:09 am | Reply

  10. wah benar…itulah yang dibutuhkan pada saat sekarang ini. krisis energi dimana2… pulau jawa yang notabene-nya adalah pusat indonesia masih ada desa atau dusun yang masih belum terjamah listrik, dan air dimana2… kemarin saya punya lokasi (acara sosial) di daerah dusun tunggilis pojok, suasana pegunungan dimana banyak terdapat air karena digunakan untuk mengairi sayur2an… dan saya pikir lokasi tersebut tepat untuk dijadikan tempat untuk membnagun mikrohidro…
    acara sosial ini diadakan satu tahun lagi dengan nama micel (acara buatan FMIPA-UI. dan salah satu materinya adalah mikrohidro.kalau boleh saya minta desainnya…tolong dikirim ke bisma.barron@gmail.com….thx

    Comment by bisma — September 4, 2008 @ 7:50 am | Reply

  11. saya mahasiswa PENS-ITS semester 5
    jurusan Teknik Elektro Industri(arus kuat)

    sekarang lagi bingung cari judul Tugas Akhir(yg sesuai dg bid. study)

    saya tertarik tentang mikrohidro, tapi referensi yang saya punya masih terbatas sehingga saya minta bantuan dari Anda untuk memberi penjelasan mengenai segala sesuatu tentang mikrohidro, antara lain:
    desain (gambar turbin)
    spesifikasi penyimpan daya (aki)
    spesifikasi generator
    inverter yang dipakai
    wiring lengkap tentang mikrohidro

    target daya yang ingin saya pakai adalah 900 WATT
    tolong dikirim ke email : fun_dee11@yahoo.co.id

    sebelumnya terima kasih

    Comment by fandi b — September 21, 2008 @ 12:45 am | Reply

  12. Ini baru Indonesia Bangkit,
    Mohon kiranya saya dikirimkan desain serta persyaratan yang dibutuhkan untuk listrik mikro hidro ini,karena sampai saat ini desa kami di Calabai,Kab Dompu NTB tdk dapat listrik. kalo mau Cas accu hrs naik ojek sepanjang 25 km,untuk dapat menikmati listrik yg hanya menyala saat malam hari.
    Trims untuk info teman2.
    mohon dikirimkan ke E-mail saya
    dan merdekaaa

    Comment by Rifai — September 29, 2008 @ 5:00 am | Reply

  13. Ko, pindah semarang wae……

    Comment by yudha utama — October 11, 2008 @ 6:36 am | Reply

  14. sekarang ini aku memang udah lama merantau kanegri luar belum tahu bagai mena perkambangan desa. namun keluarga memberi kan infor masi tak ada sedikit pun perkembangan didesa itu karena ilektri nya belum seratus porsen dapat di gunakan…..memang masyarakat mengusul kan pada pemerintah tapi belum sedikit pun ada tanggapan dari pihak pemeritah…….

    Comment by nurhayati — October 16, 2008 @ 4:44 am | Reply

  15. Kami dari probolinggo jawa timur ingin membangun mikrohidro untuk masyarakat desa, mohon bantuan gambar dan design dari Bapak.

    Comment by EDDY MULYADI — November 10, 2008 @ 2:03 am | Reply

    • Bekasi , 20 Okt 2012

      Dh,
      Telah hadir mini pembangkit listrik dengan tenaga air kolam ( bahan bakar air murni ) kapasitas sampai 1 MW
      energi terbarukan – tidak tergantung aliran sungai / air terjun – tidak tergantung PLN – hemat tempat dan biaya – garansi 5 tahun –

      bila berminat lebih lanjut info ke tatakaryaprima@yahoo.com kreasi anak bangsa Indonesia

      terimakasih

      Comment by widjaya — October 21, 2012 @ 1:05 pm | Reply

  16. Mikrohidro sangat potensial di daerah saya Sulawesi tenggara kaya dengan potensi sumber daya air,dan selama ini belum banyak dimanfaatkan untuk pembangkit listrik. untuk itu dengan keterbatasan saya tentang technis mikrohydro maka sangat membutuhkan design mikrohidro sederhana

    Comment by kantan — November 16, 2008 @ 7:03 am | Reply

  17. klo bisa disertakan foto bagian – bagian pembangkitnya donk, beserta akumulasi harga peralatannya tank’s

    Comment by gimin — December 21, 2008 @ 8:07 am | Reply

  18. Adakah diantara rekan2 yang mau ngirimi sketsa pembankit listrik mikrohidro, beserta konsep kelistrikakannya, komponen apa yang dibutuhkan. makhlum aku bukan orang teknik dan elektro

    Comment by kirby — January 21, 2009 @ 4:20 am | Reply

  19. menarik….
    tapi referensinya terbatas, apakah bisa saya dapat rancangan & spesifikasinya?
    thanks ya….

    Comment by chipuy — March 31, 2009 @ 9:30 am | Reply

  20. Kami di Bandung melakukan pengembangan pembangkit mikrohydro hingga skala 1 MW. Ada berbagai jenis pembangkit mikrohydro berdasarkan sumber energi air. Yaitu:
    1. Sistem pembangkit Head Tinggi (menggunakan turbin pelton)
    2. Sistempembangkit Head & Flow sedang (menggunakan turbin francis)
    3. Sistem pembangkit Flow Tinggi (menggunakan turbin kaplan, propeler)
    4. Sistem Pembangkit Head Rendah (menggunakan turbin gorlof, aksial)
    Sistem pembangkit air sendiri pada dasarnya ada bagian:
    1. Sipil : buat bendungan, saluran intake, dan bangunan lainnya.
    2. Mekanikal : Buat sistem penstok (pipa pesat), buat sistem turbin
    3. Elektrikal : Pembuatan generator, dan sistem transmisi
    4. Kontrol : pengontrolan beban dan tegangan keluaran
    Pembiayaan mikrohidro total biasanya berkisar antara 10 – 20 juta per kW.
    Kalau ada yang mau belajar, bisa datang ke Bandung. Kalau ada yg berminat mau buat secara komersiil, kami juga bisa bantu. Soalnya bisnis ini rada2 susah. Banyak pihak yg terlibat. Kecuali memang untuk kepentingan pribadi ato swasta yg mau biayain sendiri.
    Untuk mekanikalnya (turbin2 nya) dan kontrol kami bisa produksi sendiri. Sedangkan generator, tetep masih impor. Yang berkualitas dari eropa dan jepang. Sedangkan yg murah dari China.

    Apabila ada yang tertarik utk diskusi lebih lanjut, silahkan email :
    labani@bdg.centrin.net.id
    senoaji09@yahoo.com

    Comment by SENO — April 17, 2009 @ 9:39 am | Reply

    • mang gak bisa dikurangi biayanya, maklum kantong mahasiswa?
      kl memanfaatkan aliran sungai, bisa sampai berapa ya daya yang dihasilkan?jadi rumah2 terapung itu bisa punya pembangkit sendiri gitu

      Comment by daru — August 8, 2009 @ 3:57 am | Reply

    • mw minta saran msalah miktohidro,
      bs mnta kontak.y ga ?
      penting soal.u,

      Comment by agus.politeknik negeri bandung — April 30, 2012 @ 11:27 am | Reply

  21. Saya tinggal di Kabupaten Sumba Barat provinsi NTT .
    ada beberapa dusun yg berpotensi untuk mikrohidro .
    tapi saya tidak memahami cara membuat mikro hidro.
    adakah teman teman yang mau mengajari tahap tahap membuat mikro hidro ?
    peralatan apa saja yang harus disiapkan ?
    mohon bantuannya .

    Comment by trisno adhy soewarno — May 6, 2009 @ 12:02 pm | Reply

  22. BISA ENGGAK MINTA DATA / GAMBAR TEHKNIK KINCIR AIR ITU

    Comment by GUNAWAN — June 4, 2009 @ 7:17 am | Reply

  23. Saya menemukan bagaimana membuat pembangkit listrik tenaga air tanpa dam/ bendungan tapi air dari dalam tanah atau sumur.
    sekarang dalam tahap hak paten.
    sedikit ulasannya……
    Sebenarnya penemuannya terletak pada bagaimana menaikan air dari dalam tanah tanpa pompa listrik, tanpa diesel dan tanpa tenaga manusia…atau sumber energi lainnya.
    Mohon kerjasama untuk mewujudkan proyek ini…saya perlu sumberdana.
    sebagai catatan…..berapapun besar debit air yang dibutuhkan bisa diatur selama masih ada sumber airnya.
    bisa dari kolam karena sistemnya cycle, tidak ada terbuang.

    Comment by eka — July 1, 2009 @ 7:48 am | Reply

    • setahuku energi hanya berubah bentuk,tapi kan adanya faktor kehilangannya. apa mungkin bisa direcycle untuk mendapatkan outputnya yang sama secara berkelanjutan?kan makin lama makin kecil energi yang didapat

      Comment by daru — August 8, 2009 @ 3:48 am | Reply

  24. MAS..DINAMO PERLU DIPERHITUNGKAN DENGAN DEBET DAN HEAD AIR YG ADA…APAKAH ADA SPESIFIKASI ATAU PERUMUSAN UNTUK MENENTUKAN DAYA AIR TERHADAP DINAMO YG DIRENCANAKAN….MOHON BANTUAN DAN TRIM’S ATAS SMUANYA….SALAM…

    Comment by la anton maja — August 21, 2009 @ 11:22 am | Reply

  25. Nyang mau mikro hidro, coba ke http://darwin1997.wordpress.com, sudah ada tapi masih belum komplet

    Comment by Adia Darwin — September 12, 2009 @ 7:11 pm | Reply

  26. mas cari referensi untuk PLTMH dimana ya…mohon bantuannnya.plzzz

    Comment by yofan andhika — October 7, 2009 @ 4:53 am | Reply

  27. kami sebagai anak teknik konversi energi……..sangat mendukung kelancaran mikrohidro mampir ya k email kamiiiii
    hidup mikrohidroooooooooooooooooooo
    energi memang paten

    Comment by donna&vina — November 16, 2009 @ 12:08 pm | Reply

  28. mas mau nanya : berapa harga turbin dengan kapasitas 6 kw, apa boleh beli turbinnya saja,soalnya saya sudah punya generator 5 kw.
    dan dimana saya bisa membeli turbinnya?

    Comment by irwan — November 30, 2009 @ 3:15 am | Reply

  29. aslmkum. mas bisa nda bantu sya, saya ingin buat tugas akhir kontrol mikrohidro ELC eletronik load control, sya mahasiswa s1 universitas tadulako palu.. mohon bantuannya makasi sebelumnya

    Comment by irwan mahmudi — April 19, 2010 @ 3:08 am | Reply

  30. Saya juga butuh desainnya yang detail. karena dikampung saya juga ada air terjun yang belum dimanfaatkan. terima kasih.

    Comment by Hisbullah — September 11, 2010 @ 8:19 am | Reply

  31. Bagus ide pembangkitnya, tapi desain nya terus biayanya mahal ga?

    Comment by Ayang2x — February 6, 2011 @ 10:54 pm | Reply

  32. Salam buat semua, Coba dilihat di http://www.h2ofuel.blog.com, di sana ada generator listrik yg tidak membutuhkan bbm, surya, angin, panas bumi, nuklir, listriknya bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

    Comment by Teguh — April 14, 2011 @ 9:13 am | Reply

  33. contoh tesis nya

    Comment by gazali — May 31, 2011 @ 5:10 pm | Reply

  34. ada gak cara pembuatanya??

    Comment by Oi Manase Silalahi — January 14, 2012 @ 2:48 am | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

The Rubric Theme. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: